Sabtu, 22 Februari 2014

Frekuensi, Periode, Cepat Rambat dan Panjang gelombang

http://bse.kemdikbud.go.id/index.php/buku/bukusmk/kelas12

Frekuensi




Gelombang sinusoida dengan beberapa macam frekuensi; gelombang yang bawah mempunyai frekuensi yang lebih tinggi
Frekuensi adalah ukuran jumlah putaran ulang per peristiwa dalam satuan waktu yang diberikan.

Definisi dan satuan

Untuk menghitung frekuensi, seseorang menetapkan jarak waktu, menghitung jumlah kejadian peristiwa, dan membagi hitungan ini dengan panjang jarak waktu. Pada Sistem Satuan Internasional, hasil perhitungan ini dinyatakan dalam satuan hertz (Hz) yaitu nama pakar fisika Jerman Heinrich Rudolf Hertz yang menemukan fenomena ini pertama kali. Frekuensi sebesar 1 Hz menyatakan peristiwa yang terjadi satu kali per detik.
Secara alternatif, seseorang bisa mengukur waktu antara dua buah kejadian / peristiwa (dan menyebutnya sebagai periode), lalu memperhitungkan frekuensi ( f ) sebagai hasil kebalikan dari periode ( T ), seperti nampak dari rumus di bawah ini :
f = \frac{1}{T}
dengan f adalah frekuensi (hertz) dan T periode (sekon atau detik).
Periode dapat merujuk pada

Panjang gelombang


Panjang gelombang adalah sebuah jarak antara satuan berulang dari sebuah pola gelombang. Biasanya memiliki denotasi huruf Yunani lambda (λ).
Dalam sebuah gelombang sinus, panjang gelombang adalah jarak antara puncak:
Panjang gelombang.PNG
Axis x mewakilkan panjang, dan I mewakilkan kuantitas yang bervariasi (misalnya tekanan udara untuk sebuah gelombang suara atau kekuatan listrik atau medan magnet untuk cahaya), pada suatu titik dalam fungsi waktu x.
Panjang gelombang λ memiliki hubungan inverse terhadap frekuensi f, jumlah puncak untuk melewati sebuah titik dalam sebuah waktu yang diberikan. Panjan gelombang sama dengan kecepatan jenis gelombang dibagi oleh frekuensi gelombang. Ketika berhadapan dengan radiasi elektromagnetik dalam ruang hampa, kecepatan ini adalah kecepatan cahaya c, untuku sinyal (gelombang) di udara, ini merupakan kecepatan suara di udara. Hubungannya adalah:
\lambda = \frac{c}{f}
di mana:
λ = panjang gelombang dari sebuah gelombang suara atau gelombang elektromagnetik
c = kecepatan cahaya dalam vakum = 299,792.458 km/d ~ 300,000 km/d = 300,000,000 m/d atau
c = kecepatan suara dalam udara = 343 m/d pada 20 °C (68 °F)
f = frekuensi gelombang
Cepat Rambat Gelombang
Cara  Mengukur Cepat Rambat Gelombang
Panjang satu gelombang atau panjang gelombang sama dengan jarak yang ditempuh oleh sebuah gelombang dalam satu periode. Panjang gelombang disimbolkan dengan l (dibaca Lambda) dan satuannya meter.
 
Periode gelombang adalah waktu yang diperlukan untuk satu gelombang. Periode gelombang dinyatakan dengan lambang T dan satuannya sekon.
Frekuensi gelombang adalah jumlah gelombang yang terjadi dalam satu sekon.
Frekuensi gelombang dinyatakan dengan lambang f dan satuannya hertz.
Cepat Rambat Gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh sebuah gelombang dalam waktu satu sekon. Cepat rambat gelombang dinyatakan dengan lambang v satuannya  m/s
Hubungan antara panjang gelombang, periode, frekuensi, dan cepat rambat gelombang dituliskan sebagai berikut:
Keterangan: v  = cepat rambat gelombang  (m/s)
                 l  = panjang gelombang         (m)
                 f   = frekuensi                        (Hz)
                   = Periode                          (s)
Contoh  soal:
1.    Diketahui sebuah gelombang seperti pada gambar.
Tentukan:
a.    Periode,
b.    Frekuensi,
c.    Amplitudo!
Jawab:
a.    Periode
Gambar di atas terdiri dari3 puncak dan 2 lembah berarti 2,5 gelombang.
2,5 gelombang = 0,4 sekon
1 gelombang =          = 0,4 sekon
Jadi,  periodenya adalah 0,4 sekon
b.    Frekuensi
    
Jadi, frekuensinya adalah 2,5 Hz
c.    Amplitudo
Dari gambar terlihat bahwa simpangan terjauhnya adalah 5 cm. Jadi, amplitudonya adalah 5 cm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar